About

Bukittinggi adalah merupakan suatu kota yang mempunyai keistimewaan tersendiri di pulau Sumatra, khususnya di Sumatra Barat. Keistimewaan ini meliputi beberapa aspek, yaitu aspek historisnya dalam hubungannya dengan sejarah Republik Indonesia, potensi geografisnya, dan potensi lainnya yang dimiliki oleh kota ini.

Kota yang memiliki ikon Jam Gadang ini mempunyai nilai historis penting dalam sejarah Republik Indonesia, karena pada tahun 1948, kota ini pernah ditetapkan sebagai ibukota negara Republik Indonesia, karena ibukota negara waktu itu (Yogyakarta) jatuh ke tangan Belanda, sehingga pada saat itu diputuskan Bukittinggi menjadi ibukota negara Indonesia. Disamping itu kota Bukittinggi juga memiliki beberapa peninggalan historis penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dan Jepang. Belanda meninggalkan sebuah bukti sejarah di kota ini berupa sebuah benteng yang bernama Fort de Kock. Sementara Jepang sendiri meninggalkan jejak sejarah di kota Bukittinggi ini dalam bentuk peninggalan gua bawah tanah di bawah kota Bukittinggi. Beberapa pintu masuk ke goa Jepang ini dapat terlihat secara jelas pada sisi tebing Ngarai Sianok, dan kini menjadi salah satu obyek wisata di kota Bukittinggi ini.

 Disamping peninggalan sejarah dari kaum penjajah di Bukittinggi, Mohammad Hatta atau yang lebih dikenal dengan nama Bung Hatta, putra daerah kelahiran Bukittinggi ini , mewariskan sebuah museum yang diberinama museum Bung Hatta yang terletak persis didepan alun alun kota Bukittinggi, berhadapan langsung dengan ikon kota Bukittinggi yaitu Jam Gadang.

Bukittinggi yang terletak pada ketinggian 900 – 941 m diatas permukaan laut, dan juga diapit oleh 3 gunung yaitu Merapi, Singgalang dan Sogo membuat kota ini berhawa sejuk dan sangat nyaman. Ketiga gunung tersebut menambah nuansa keindahan alam yang mengelilingi kota Bukittinggi, disamping adanya keindahan Ngarai Sianok, sebuah lembah besar yang terbentuk dari adanya patahan lapisan bumi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Bukittinggi. Keindahan alam yang dimiliki dan berada disekitar kota Bukittinggi ini menjadi suatu potensi wisata yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Selain kaya akan nilai historis dan keindahan alamnya tersebut diatas, Bukittinggi masih memiliki banyak potensi lainnya seperti misalnya adalah kerajinan tangan masyarakat sekitar. Di Bukittinggi ini dapat kita temui dengan mudah beberapa jenis kerajinan tangan tradisional yang masih dilakukan oleh masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya yaitu dalam bentuk bordir dan kain songket. Bervariasi dari jenis dan harganya, kain songket ini menjadi komoditi yang banyak dicari oleh wisatawan dari mancanegara, Malaysia khususnya, baik untuk dipergunakan maupaun sebagai bahan perdagangan lainnya, selain juga pakaian-pakaian muslim yang banyak diperjual belikan di pasar-pasar Bukittinggi.

Tidak lengkap rasanya apabila datang ke Bukittinggi tanpa mencicipi berbagai makanan khas di Bukittinggi ini. Sangat beragam jenis makanan yang tersedia di kota ini, baik berupa makanan utama maupun makanan camilan, baik yagn terhidang di restoran maupun yang terdapat didalam pasar. Keberagaman makanan yang tersedia ini bisa menjadi suatu paket wisata kuliner tersendiri di Bukittinggi, khususnya bagi para wisatawan penikmat makanan tradisional.

Melihat potensi yang dimiliki ini maka Bukittinggi mempunyai modal dasar yang cukup kuat untuk menjadi salah satu kota tujuan wisata utama di Indonesia dan Sumatra pada khususnya, sekarang permasalahannya adalah tinggal bagaimana mengemas dan mempersiapkan semuanya sehingga kota ini dapat mencapai sesuatu yang lebih tinggi lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s